Ganasnya Topan Soudelor Melanda Taiwan

Topan Taiwan

Laporan Etty Diallova Pratama langsung dari Taiwan

Taiwan, 7 Agustus 2015

Taiwan kini berduka karena mendapat serangan Soudelor, yaitu angin topan yang pernah memporak-porandakan Bumi Formosa ini sekitar 30 tahun yang lalu. Angin topan ini menguasai Taiwan sejak Jum’at (07/08) kemarin. Dahsyatnya Soudelor ini setara dengan Badai Katrina yang pernah melanda Amerika Serikat.

Tahapan serangan badai dimulai pada pukul 17.00. Saat itu Soudelor mulai mendekati Taiwan. Kemudian pada pukul 20.00, Soudelor mulai menguasai Taiwan. Selanjutnya pada pukul 23.00, Soudelor  mulai berjalan menyapu Taiwan.Kondisi ini terus berlanjut sampai dini hari (Sabtu, 08/08) pukul 02.00 – 05.00, Soudelor benar-benar menampakkan keberiangasannya yang luar biasa.

Angin yang kencang ini menguasai beberapa daerah di taiwan, seperti Hualien, Yilan, Kaohsiong dan pusat kota Taipei. Suodelor mengamuk menyapu perumahan-perumahan kecil di bibir pantai, menumbangkan pohon-pohon rindang, meluluhlantakkan papan-papan reklame, serta memadamkan aliran listrik dan saluran televisi. Kondisi Taiwan benar-benar mencekam, seperti dunia mau kiamat.

Agung Wibowo (25), salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) yang berprofesi sebagai Anak Buah Kapal (ABK) pada Sabtu dini hari (08/08) menjadi korban keganasan Suodelor.  Menurut informasi dari media setempat, diduga karena lapar, Agung nekat keluar menggunakan sepeda, menantang arus angin bertiup kencang. Tubuh pria malang ini ditemukan tertimpa tiang besi penyangga papan reklame di daerah Su Ao, Yilan.

Petugas pemadam kebakaran menemukan jasad Agung ketika mereka tengah menyisir timbunan puing-puing di jalanan. Jenazah WNI ini sempat dibawa ke Rumah Sakit.Veteran Su Ao-Yilan untuk diperiksa, tetapi dokter menyatakan kalau pria malang ini sudah meninggal dunia. Petugas yang memeriksa tidak menemukan kartu tanda pengenal dalam sakunya, kecuali hanya sebuah handphone yang sudah tidak aktif.

Menurut perkiraan Biro Meteorologi, semalam pada pukul 23.00 waktu Taiwan, Soudelor berkekuatan 39,5 meter per jam dengan curah hujan 1.158 mm. Kondisi ini merupakan puncak dari kedahsyatan Soudelor. Topan ini diprediksi menguasai Taiwan selama dua hari, yaitu 7-8 Agustus 2015, setelah itu akan bergerak menuju Hongkong.

Pemerintah Taiwan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga dan tidak ke luar rumah. Sementara sebanyak 2.000 orang penduduk yang tinggal di bibir pantai telah diungsikan menuju daerah-daerah yang tidak terlalu rawan oleh jangkauan Soudelor. Pemerintah juga mengumumkan libur total untuk para pelajar dan pekerja. Hal ini bertujuan agar tidak terlalu banyak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat ini belum bisa dipastikan  berapa jumlah kerugian materi yang diderita oleh penduduk Taiwan. Sampai berita ini ditulis, Soudelor terus mengamuk menampakkan taringnya di Negeri Formosa. Dampak keganasannya sungguh luar biasa. Beberapa lahan pertanian rusak berat,  rumah-rumah penduduk luluh lantak, mobil-mobil mewah bergelimpangan dan hancur tertimpa pohon-pohon yang tumbang.

Laporan sementara dari media pemerintah Taiwan menyebutkan, terdapat 4 orang meninggal, 27 orang luka-luka, serta 1 orang hilang dan belum ditemukan.

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: